Minggu, 03 Februari 2013

Arti Dari Kesetiaan Part 3


Beberapa hari kemudian, Agung datang kepadaku dengan wajahnya yang tampak sedih.
“Zee, aku ditolak, hiks, hiks, hiks”
“apa??? Sabar aja ya gung. Emangnya kenapa??”
“katanya dia mau fokus dulu belajar”
“oh ya udah, kan kalian masih bisa bertemankan??”
“tidaklah Zee, saat aku nembak dia, aku bilang ke dia, kalo kamu nolak aku, aku bakalan gak mau deket     sama dia lagi, dan dia pun nolak aku,, hiks, hiks, hiks”
“ah salah kau juga sih, wanita kan masih banyak”
“iya sih, tapi cuman dia yang cantik”
“udah , udah”


                Beberapa hari kemudian, ketika aku sedang berjalan melewati danau, aku melihat seorang wanita yang sedang terdiam sendiri menyaksikan keindahan air danau. Saat aku mendekatinya, aku mulai sadar ternyata wanita itu adalah Nattasha.
“Nat ??”
“eh kau zee”
“ngapain kau disini??”
“aku lagi ngelamun aja”
“kenapa sendirian??”
“ya aku pengen aja sendiri, lagian aku gak terlalu suka sama anak-anak di sekolah kita”
“oh ya udah aku pergi dulu”
“eits, kenapa mau pergi??”
“kan kata kau, kau tak suka sama anak-anak di sekolah kita, berarti termasuk aku dong”
“ya kecuali kau lah, pertama kali aku liat kau, kau tuh seperti orang yang baik”
“iya kah??  thanks”
“kau ngapain zee jalan-jalan di sekitar sini??”
“ya abis aku bosen dirumah”
“oh gitu, aku boleh cerita gak?”
“cerita apa?? Sok aja lagi”
“tapi janji ya jangan dikasih tau sama siapa-siapa”
“iya aku janji”
                Nattasha pun bercerita kepadaku tentang alasan dia pindah ke desaku, selain itu, dia pun bercerita tentang kenapa dia nolak si Agung. Dan akhirnya aku pun tau, ternyata dia nolak si Agung dikarenakan si Agung tuh orangnya agak kurang ajar. Dia cerita kepadaku kalau saat dia ditembak sama si Agung, agung hendak akan memegang tangannya. Karena merasa gak nerima gitu, Nattasha langsung pergi ninggalin dia.
                Sebulan kemudian, aku dan Nattasha semakin akrab , tapi Agung tak mengetahuinya. Aku sadar, kalau Agung tau kalo aku deket sama Nattasha, persahabatan aku bakalan hancur, oleh karena itu aku tak ngasih tau dia.

                Pernah suatu waktu Agung mengajakku pergi maen bola, tapi saat itu aku udah ada janji sama Nattasha, oleh karena itu aku berbohong ke Agung. Aku bilang ke agung, kalo aku mau nganterin ibu aku ke pasar, hehe.

- bersambung - 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar